NURIPTO / CALEG GERINDRA KUKAR DAPIL 3 ANGGANA MUARA BADAK MARANGKAYU NOMOR URUT 1 / @anggana / @muara badak / @marangkayu

NURIPTO / CALEG GERINDRA KUKAR DAPIL 3 ANGGANA MUARA BADAK MARANGKAYU NOMOR URUT 1 / @anggana / @muara badak / @marangkayu

NURIPTO / CALEG GERINDRA KUKAR DAPIL 3 ANGGANA MUARA BADAK MARANGKAYU NOMOR URUT 1 / @anggana / @muara badak / @marangkayu

Catalogue

About us

CURRICULUM VITAE

 

Nuripto, lahir di Purbalingga – Jawa Tengah pada November 1969. Menempuh pendidikan SD hingga SMP di Purbalingga, melanjutkan sekolah Menengah Atas di SMA N 2 Purwokerto dan meneruskan pendidikan tinggi di universitas Mulawarman Fakultas Kehutanan – Samarinda, hingga lulus tahun 1995.

 

Sewaktu kuliah, aktif di organisasi kemahasiswaan, HMI, PUSDIMA UNMUL, MAPFLOFA ( Mahasiswa Penyayang Flora dan Fauna) Fakultas Kehutanan UNMUL, adalah diantaranya.

 

Tahun 1992 hingga 2001 tergabung dalam Lembaga Pengembangan Lingkungan dan Sumber Daya Manusia (PLASMA). Sejak saat itu aktif di bidang pembelaan lingkungan dan hak azasi manusia.

 

Banyak hal yang sudah dikerjakan selama bergabung di PLASMA, diantaranya; Pendampingan Kasus Tanah Adat Bentian (1993 – 1999) yang merupakan kasus tanah adat antara masyarakat desa Jelmu Sibak Kecamatan Bentian Kab. Kutai (Kutai Barat saat ini – red) dengan Perusahaan HPH. Kasus ini menjadi penanda tuntutan masyarakat adat terhadap tanahnya dan menjadi salah satu tonggak pertama upaya perlinduangan masyarakat adat di Indonesia.

Pada kurun waktu 1995 – 1997, melakukan Pendampingan pada Kelompok Masyarakat Adat Ma Djaun, Desa Penarong – Bentian Besar – Kab. Kutai Barat, pada program Inisiasi Perlindungan Hutan Lindung Adat Gunung Menaliq. Hingga saat ini, hutan Lindung Adat Gunung Menaliq yang mempunyai luas 467,5 hektar masih terjaga dengan baik dan mendapatkan kekuatan hukum dari Pemkab Kutai Barat, selain itu ditempat yang sama melakukan penyaluran air bersih ke pemukiman masyarakat Ma Djaun sebagai upaya pemanfaatkan sumber daya hutan.

 

 

Dari tahun 2002 hingga sekarang menjadi konsultan free lance untuk Community Empowerment. Beberapa pekerjaan yang pernah dilakukannya adalah; Konsultan Manajemen Plan, Formacs Project di Kab. Nunukan pada Care International (2002 – 2003); Survey Produk Unggulan Pertanian Kabupaten Kutai Timur – AZ Consutant (2005);

Selama tahun 2011 melakukan pekerjaan; Tim survey potensi pengembangan budidaya perikanan di 6 kecamatan di Kutai Barat pada program pengakhiran tambang PT. KEM; Questioner Monitoring pada survey sosial ekonomi Kabupaten Malinau - IndoFacta Consultant (November); Pelatih Pemetaan Bidang Tanah bagi Staf Desa di Kabupaten Kutai Kartanegara, Bagian Pertanahan Setkab Kutai Kartanegara, April – Desember; Tim Penyusun Buku Panduan Sistem Informasi Pertanahan – Bagian Pertanahan Setkab Kutai Kartanegara; Tim Penyusunan Perda Izin Lokasi Pemda Kutai Kartanegara.

Pada tahun 2012 menjadi Fasilitator Pelatihan Sistem Informasi Pertanahan – Bagian Pertanahan Setkab Kutai Kartanegara.

2017 melakukan Studi kelayakan sumber daya air berbasis masyarakat desa Setulang, Kab. Malinau – Proyek FORCLIME.

 

Selain menjadi konsultan free lance sejak tahun 2014 hingga sekarang mempunyai usaha mandiri (wiraswasta) dibidang perikanan dengan bendera Muara Mahakam Seafood yang bergerak dibidang supplier produk perikanan dan budidaya perikanan tambak.

Partai Politik

Sebagai pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) di Kalimantan Timur pada tahun 2008 dan sekaligus menjadi Sekretaris pertama Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Timur (DPD Kaltim) Partai Gerindra dari tahun 2008 hingga 2011. Kemudian menjadi Wakil Ketua DPD Kaltim Partai Gerindra dari tahun 2011 hingga sekarang.

 

Find Us On Our Social Media

×
Information

Ops! Link Not Found.